Shahih Bukhari Hadits 1616 - Thawaf dan Tahallul Makkah
Perintah Thawaf, Sa'i, Lalu Tahallul Saat Tiba di Makkah
Shahih Bukhari : 1616
Shahih BukhariNomor Hadis 1616
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ أَخْبَرَنِي كُرَيْبٌ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ لَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ أَمَرَ أَصْحَابَهُ أَنْ يَطُوفُوا بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ يَحِلُّوا وَيَحْلِقُوا أَوْ يُقَصِّرُوا
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Makkah Beliau memerintahkan para sahabat Beliau agar thawaf di Ka'bah Baitullah dan sa'iy di bukit Shafaa dan Marwah kemudian agar mereka bertahallul lalu mencukur rambut mereka atau memendekkannya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Thawaf di Ka'bah dan sa'i adalah dua rangkaian ibadah utama setelah tiba di Makkah.
- Tahallul wajib dilakukan setelah seseorang selesai menyelesaikan thawaf dan sa'i.
- Mencukur atau memendekkan rambut adalah tanda resminya seseorang bebas dari aturan ihram.
