Shahih Bukhari Hadits 1796 - Junub Pagi Hari
Meneruskan Puasa Meski Terbangun Pagi Dalam Kondisi Junub
Shahih Bukhari : 1796
Shahih BukhariNomor Hadis 1796
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ سُمَيٍّ مَوْلَى أَبِي بَكْرِ بنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بنِ الحَارِثِ بْنِ هِشَامِ بْنِ المُغِيرَةِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا بَكْرِ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ كُنْتُ أَنَا وَأَبِي فَذَهَبْتُ مَعَهُ حَتَّى دَخَلْنَا عَلَى عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ أَشْهَدُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كَانَ لَيُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ جِمَاعٍ غَيْرِ احْتِلَامٍ ثُمَّ يَصُومُهُ ثُمَّ دَخَلْنَا عَلَى أُمِّ سَلَمَةَ فَقَالَتْ مِثْلَ ذَلِكَ
Abu Bakar bin 'Abdurrahman Diriwayatkan dari:
Aku dan bapakku pergi bersama-sama hingga kami datang menemui 'Aisyah radliyallahu 'anha yang dia berkata: "Aku bersaksi tentang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa apabila Beliau pada pagi hari masih dalam keadaan junub setelah berhubungan tanpa mengeluarkan sperma, maka Beliau meneruskan puasanya." Kemudian kami datang menemui Ummu Salamah yang dia juga berkata: seperti itu.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Istri-istri Nabi memiliki peran penting dalam meriwayatkan hadits-hadits yang berkaitan dengan hukum privasi dan kerumahtanggaan.
- Orang yang bangun tidur di pagi hari bulan Ramadhan dalam keadaan masih junub dapat langsung mandi besar tanpa membatalkan puasa.
- Agama Islam memberikan kemudahan dengan tidak menjadikan kesucian dari hadats besar sebagai prasyarat dimulainya waktu berpuasa.
