Shahih Bukhari Hadits 1850 - Membatalkan Puasa Jumat
Hukum Membatalkan Puasa Sunnah Hari Jumat Berdasarkan Hadits
Shahih Bukhari : 1850
Shahih BukhariNomor Hadis 1850
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ عَنْ جُوَيْرِيَةَ بِنْتِ الْحَارِثِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَهِيَ صَائِمَةٌ فَقَالَ أَصُمْتِ أَمْسِ قَالَتْ لَا قَالَ تُرِيدِينَ أَنْ تَصُومِي غَدًا قَالَتْ لَا قَالَ فَأَفْطِرِي وَقَالَ حَمَّادُ بْنُ الْجَعْدِ سَمِعَ قَتَادَةَ حَدَّثَنِي أَبُو أَيُّوبَ أَنَّ جُوَيْرِيَةَ حَدَّثَتْهُ فَأَمَرَهَا فَأَفْطَرَتْ
Juwairiyah binti Al Harits Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menemuinya pada hari Jum'at ketika dia sedang berpuasa. Beliau bertanya: "Apakah kemarin kamu juga berpuasa?" Dia menjawab: "Tidak." Beliau bertanya lagi: "Apakah besok kamu berniat berpuasa?" Dia menjawab: "Tidak." Maka Beliau berkata: "Berbukalah (batalkanlah)."Dan berkata: [Hammad bin Al Ja'di] dia mendengar [Qatadah] telah menceritakan kepada saya [Abu Ayyub] bahwa [Juwairiyah] menceritakan kepadanya bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkannya agar dia membatalkan puasanya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Boleh membatalkan puasa sunnah di tengah hari jika ada alasan yang dibenarkan oleh syariat.
- Teguran Nabi kepada istrinya membuktikan larangan puasa tunggal di hari Jumat sangatlah kuat.
- Dianjurkan untuk saling mengingatkan dalam keluarga jika ada ibadah yang pelaksanaannya belum tepat.
