Shahih Bukhari Hadits 1863 - Puasa Asyura Jahiliyah

Tradisi Puasa Asyura di Masa Jahiliyah Hingga Syariat Islam

Shahih BukhariNomor Hadis 1863

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ تَصُومُهُ قُرَيْشٌ فِي الْجَاهِلِيَّةِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُهُ فَلَمَّا قَدِمَ الْمَدِينَةَ صَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ تَرَكَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَمَنْ شَاءَ صَامَهُ وَمَنْ شَاءَ تَرَكَهُ

Aisyah Diriwayatkan dari:

Orang-orang Quraisy pada masa Jahiliyyah melaksanakan puasa hari 'Asyura' dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakannya. Ketika Beliau sudah tinggal di Madinah Beliau tetap melaksanakannya dan memerintahkan orang-orang untuk melaksanakannya pula. Setelah diwajibkan puasa Ramadhan Beliau meninggalkannya. Maka siapa yang mau silahkan berpuasa dan siapa yang tidak mau silahkan meninggalkannya.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Masyarakat Quraisy sudah mengenal dan rutin mengerjakan ibadah puasa Asyura sejak masa Jahiliyah.
  • Agama Islam mengukuhkan dan mempertahankan tradisi masa lalu yang memiliki nilai kebaikan.
  • Kehadiran kewajiban puasa Ramadhan merubah puasa Asyura menjadi amalan sunnah yang dianjurkan.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami