Shahih Bukhari Hadits 2239 - Ancaman Sumpah Palsu
Ancaman Neraka Bagi Perampas Harta dengan Sumpah Palsu
Shahih Bukhari : 2239
Shahih BukhariNomor Hadis 2239
حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ أَخْبَرَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ حَلَفَ عَلَى يَمِينٍ وَهُوَ فِيهَا فَاجِرٌ لِيَقْتَطِعَ بِهَا مَالَ امْرِئٍ مُسْلِمٍ لَقِيَ اللَّهَ وَهُوَ عَلَيْهِ غَضْبَانُ قَالَ فَقَالَ الْأَشْعَثُ فِيَّ وَاللَّهِ كَانَ ذَلِكَ كَانَ بَيْنِي وَبَيْنَ رَجُلٍ مِنْ الْيَهُودِ أَرْضٌ فَجَحَدَنِي فَقَدَّمْتُهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَكَ بَيِّنَةٌ قُلْتُ لَا قَالَ فَقَالَ لِلْيَهُودِيِّ احْلِفْ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِذًا يَحْلِفَ وَيَذْهَبَ بِمَالِي فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى { إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيلًا } إِلَى آخِرِ الْآيَةِ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Barangsiapa yang bersumpah yang dengan sumpahnya itu dia durhaka dan bermaksud mengambil harta seorang Muslim, maka dia kelak akan berjumpa dengan Allah sedang Allah murka kepadanya."'Abdullah berkata: [Al Asy'ats] berkata: "Demi Allah, ayat itu turun tentang aku, yang dahulu antara aku dan seorang Yahudi ada tanah yang diperebutkan lalu dia mengalahkan aku. Kemudian aku adukan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepadaku: "Apakah kamu punya bukti?" Aku jawab: "Tidak." Lalu Beliau berkata kepada orang Yahudi itu: "Bersumpahlah!" Dia berkata: aku katakan: "Wahai Rasulullah, dia bersumpah sementara dia mengambil hartaku?"Maka turunlah firman Allah {INNAL LADZINA YASYTARUUNA BI 'AHDILLAAHI WA AIMAANIHIM TSAMANAN QALIILAN} (Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit) hingga akhir ayat (Alu 'Imran: 77).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mencomot tanah orang lain berbekal kebohongan sumpah hukumnya dosa besar yang dijanjikan siksa pedih.
- Walaupun kita lolos dari persidangan manusia di dunia, tidak akan ada satu pun penipu yang lolos dari peradilan Tuhan.
- Tata cara pengadilan Islam mensyaratkan sumpah atas nama Allah dari pihak lawan apabila penuduh kekurangan saksi dan bukti.
- Uang maupun aset yang diraih dari jalur dusta tidak punya berkah dan sangat remeh harganya di pandangan pencipta.
