Sunan an-Nasai Hadits 1957 - Doa Utama Shalat Jenazah
Doa Shalat Jenazah Terindah dari Rasulullah
Sunan an-Nasai : 1957
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1957
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ عَنْ ابْنِ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنْ أَبِي حَمْزَةَ بْنِ سُلَيْمٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ يَقُولُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنْهُ وَعَافِهِ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَقِهِ عَذَابَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ قَالَ عَوْفٌ فَتَمَنَّيْتُ أَنْ لَوْ كُنْتُ الْمَيِّتَ لِدُعَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِذَلِكَ الْمَيِّتِ
'Auf bin Malik Diriwayatkan dari:
Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menshalati jenazah dengan berdo'a: "Ya Allah, berilah ampunan kepadanya. Kasihilah ia, maafkanlah ia dan selamatkanlah ia. Muliakanlah saat turunnya, luaskanlah kuburannya, mandikanlah ia dengan air, salju dan embun, bersihkanlah ia dari kotoran seperti baju putih yang dibersihkan dari kotoran, gantikan rumah yang lebih baik dari rumahnya, istri yang lebih baik dari istrinya, dan lindungilah dari adzab kubur dan adzab Neraka." Auf berkata: "Aku pun berharap, andaikata aku menjadi mayit itu, karena doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk mayit tersebut."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat dianjurkan untuk sungguh-sungguh mendoakan ampunan dan rahmat bagi saudara muslim yang meninggal dunia.
- Berdoa memohon agar Allah membersihkan dosa si mayit ibarat mencuci baju putih dari noda kotoran.
- Mendoakan agar jenazah diselamatkan dari siksa kubur dan azab neraka merupakan bagian penting dari shalat jenazah.
