Sunan an-Nasai Hadits 1958 - Keutamaan Doa untuk Jenazah
Membersihkan Jenazah dari Dosa Lewat Doa
Sunan an-Nasai : 1958
Sunan an-NasaiNomor Hadis 1958
أَخْبَرَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْنٌ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ الْكَلَاعِيِّ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ الْحَضْرَمِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عَوْفَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي عَلَى مَيِّتٍ فَسَمِعْتُ فِي دُعَائِهِ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَنَجِّهِ مِنْ النَّارِ أَوْ قَالَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ
'Auf bin Malik Diriwayatkan dari:
Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menshalati mayit, lalu aku mendengar dalam do'anya beliau mengucapkan: "Ya Allah, ampunilah ia, kasihanilah ia, selamatkan dan maafkanlah ia. Muliakanlah saat turunnya, luaskanlah kuburannya, mandikanlah ia dengan air, salju dan embun, bersihkanlah kesalahan darinya seperti baju putih yang dibersihkan dari kotoran, gantikanlah rumah yang lebih baik dari rumahnya, istri yang lebih baik dari istrinya, masukkanlah ia ke dalam surga, selamatkanlah ia dari neraka -atau beliau bersabda: - dan lindungilah ia dari siksa kubur."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Shalat jenazah adalah waktu yang sangat tepat untuk memohonkan ampunan dosa bagi seseorang yang meninggal.
- Kita dianjurkan berdoa memohon dijauhkannya azab kubur dan neraka bagi sesama muslim.
- Kebaikan yang paling dibutuhkan oleh mayit adalah doa yang tulus dari keluarga dan saudara seimannya.
