Sunan an-Nasai Hadits 2296 - Kepastian Niat Puasa Malam
Kewajiban Mengukuhkan Niat Puasa Sebelum Fajar
Sunan an-Nasai : 2296
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2296
أَخْبَرَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي حَمْزَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَتْ حَفْصَةُ زَوْجُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا صِيَامَ لِمَنْ لَمْ يُجْمِعْ قَبْلَ الْفَجْرِ
Hafshah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam- berkata: "Tidak ada puasa bagi orang yang tidak berniat sebelum terbit fajar."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Memantapkan hati dan niat sebelum waktu subuh adalah rukun wajib bagi berlangsungnya puasa fardhu.
- Adanya keraguan atau ketidakyakinan saat berniat di malam hari dapat merusak keabsahan puasa wajib.
- Tuntunan dari rumah tangga Nabi senantiasa menjadi pedoman utama dalam memahami pelaksanaan ibadah sehari-hari.
