Sunan an-Nasai Hadits 2590 - Analogi Hutang untuk Perwakilan Badal Haji
Kewajiban Anak Laki-Laki Tertua dalam Menghajikan Ayahnya
Sunan an-Nasai : 2590
Sunan an-NasaiNomor Hadis 2590
أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ مِنْ خَثْعَمَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ أَبِي شَيْخٌ كَبِيرٌ لَا يَسْتَطِيعُ الرُّكُوبَ وَأَدْرَكَتْهُ فَرِيضَةُ اللَّهِ فِي الْحَجِّ فَهَلْ يُجْزِئُ أَنْ أَحُجَّ عَنْهُ قَالَ آنْتَ أَكْبَرُ وَلَدِهِ قَالَ نَعَمْ قَالَ أَرَأَيْتَ لَوْ كَانَ عَلَيْهِ دَيْنٌ أَكُنْتَ تَقْضِيهِ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَحُجَّ عَنْهُ
Abdullah bin Az Zubair Diriwayatkan dari:
Seorang laki-laki dari Suku Khats'am menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam seraya berkata: ayahku adalah orang yang sudah tua, tidak mampu untuk berkendaraan, dan ia telah mendapatkan kewajiban Allah untuk berhaji. Maka sahkah saya berhaji untuknya? Beliau menjawab: "Apakah engkau adalah anaknya yang paling tua?" Orang tersebut berkata: "Iya". Maka beliau bersabda: "Bagaimana pendapatmu seandainya ia memiliki hutang, apakah engkau akan membayarnya?" Orang tersebut menjawab: "Iya". Beliau bersabda: "Maka berhajilah untuknya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kewajiban menunaikan ibadah haji bagi orang tua yang terhalang uzur jasmani memiliki status persis seperti sebuah beban hutang.
- Anak laki-laki yang tertua memikul beban moral yang lebih diutamakan untuk menuntaskan kewajiban agama orang tuanya.
- Metode tanya jawab yang logis sangat dianjurkan ketika seseorang mencoba mengurai masalah aturan agama.
