Sunan an-Nasai Hadits 3842 - Larangan Bagi Hasil Tertentu
Mengapa Bagi Hasil Tertentu Dilarang?
Sunan an-Nasai : 3842
Sunan an-NasaiNomor Hadis 3842
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ فِي حَدِيثِهِ عَنْ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ قَيْسٍ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَ نَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ كِرَاءِ أَرْضِنَا وَلَمْ يَكُنْ يَوْمَئِذٍ ذَهَبٌ وَلَا فِضَّةٌ فَكَانَ الرَّجُلُ يُكْرِي أَرْضَهُ بِمَا عَلَى الرَّبِيعِ وَالْأَقْبَالِ وَأَشْيَاءَ مَعْلُومَةٍ وَسَاقَهُ رَوَاهُ سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ وَاخْتُلِفَ عَلَى الزُّهْرِيِّ فِيهِ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ عَنْ جُوَيْرِيَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ أَنَّ سَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ وَذَكَرَ نَحْوَهُ تَابَعَهُ عُقَيْلُ بْنُ خَالِدٍ
Rafi' bin Khadij Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kami dari menyewakan tanah kami, padahal pada saat itu belum ada emas dan perak. Sehingga seseorang menyewakan tanahnya dengan imbalan apa yang ada di atas sungai kecil serta dengan imbalan rumput dan sesuatu tertentu.Salim bin Abdullah bin Umar meriwayatkannya dari Rafi' bin Khadij dan diperselisihkan atas Az Zuhri mengenai hal tersebut.Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yahya bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad bin Asma`] dari [Juwairiyah] dari [Malik] dari [Az Zuhri] bahwa [Salim bin Abdullah], dia menyebutkan hadits seperti itu. Sedang 'Uqail bin Khalid menyetujuinya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kondisi ekonomi masa lalu terkadang memunculkan sistem barter pertanian yang tidak ideal.
- Larangan Rasulullah bertujuan langsung untuk menekan risiko kerugian dan ketidakpastian dalam sebuah kesepakatan.
- Menentukan keuntungan dari suatu area lahan tertentu saja sangat tidak adil dan diharamkan dalam bermuamalah.
