Sunan an-Nasai Hadits 5017 - Larangan Bertato di Masa Umar

Ketegasan Sahabat Tentang Larangan Bertato

Sunan an-NasaiNomor Hadis 5017

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أُتِيَ عُمَرُ بِامْرَأَةٍ تَشِمُ فَقَالَ أَنْشُدُكُمْ بِاللَّهِ هَلْ سَمِعَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ فَقُمْتُ فَقُلْتُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ أَنَا سَمِعْتُهُ قَالَ فَمَا سَمِعْتَهُ قُلْتُ سَمِعْتُهُ يَقُولُ لَا تَشِمْنَ وَلَا تَسْتَوْشِمْنَ

Abu Hurairah Diriwayatkan dari:

Seorang wanita yang bertato didatangkan kepada Umar, lalu ia berkata: "Aku bersumpah kepada Allah atas kalian, adakah di antara kalian yang mendengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (tentang tato)?", Abu Hurairah berkata: "Lalu aku berdiri dan berkata: "Wahai Amirul mukminin, aku telah mendengarnya!" Umar berkata: "Apa yang engkau dengar?" aku menjawab, "Aku mendengar beliau bersabda: "Janganlah seorang wanita itu bertato atau minta untuk ditato."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Para sahabat selalu merujuk pada sabda Nabi sebelum menjatuhkan hukuman atau keputusan.
  • Rasulullah secara langsung melarang tindakan menato dan meminta untuk ditato.
  • Aturan ini berlaku secara jelas bagi perempuan untuk tidak merusak kulit aslinya dengan tato.
  • Pemimpin muslim harus berhati-hati dan teliti dalam menetapkan hukum berdasarkan syariat.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami