Sunan an-Nasai Hadits 5035 - Ketaatan Sahabat Meninggalkan Wewangian Terlarang
Respons Cepat Sahabat Saat Ditegur Soal Penampilan
Sunan an-Nasai : 5035
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5035
أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ يَعْقُوبَ الصَّبِيحِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ مُوسَى يَعْنِي مُحَمَّدًا قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَفْصٍ عَنْ يَعْلَى قَالَ مَرَرْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مُتَخَلِّقٌ فَقَالَ أَيْ يَعْلَى هَلْ لَكَ امْرَأَةٌ قُلْتُ لَا قَالَ اذْهَبْ فَاغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ اغْسِلْهُ ثُمَّ لَا تَعُدْ قَالَ فَذَهَبْتُ فَغَسَلْتُهُ ثُمَّ غَسَلْتُهُ ثُمَّ غَسَلْتُهُ ثُمَّ لَمْ أَعُدْ
Ya'la Diriwayatkan dari:
Aku lewat di depan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sementara aku mengenakan pakaian yang dilumuri wewangian yang berwarna.Beliau bersabda: "Wahai Ya'la, apakah engkau mempunyai isteri?" aku menjawab, "Tidak." Beliau bersabda: "Pergi dan cucilah, kemudian cucilah, kemudian cucilah dan jangan engkau ulangi." Ya'la berkata: "Kemudian aku pergi dan mencucinya, kemudian aku mencuci dan mencucinya lagi, setelah itu aku tidak mengulanginya lagi."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sikap taat dan pantang menunda dalam merespons arahan serta nasihat kebaikan dari pemimpin agama.
- Pentingnya niat membasuh dan membersihkan diri dari hal-hal yang dilarang agama secara utuh tanpa sisa.
- Pria Muslim memiliki batasan khusus dalam berhias yang membedakannya secara mutlak dari fitrah wanita.
