Sunan an-Nasai Hadits 5552 - Aturan Membuat Minuman Nabidz
Aturan Membuat Minuman Nabidz Sesuai Hadits Utusan Abdu Qais
Sunan an-Nasai : 5552
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5552
أَخْبَرَنَا سَوَّارُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَوَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنِ عَبْدِ الْمَجِيدِ عَنْ هِشَامٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفْدَ عَبْدِ الْقَيْسِ حِينَ قَدِمُوا عَلَيْهِ عَنْ الدُّبَّاءِ وَعَنْ النَّقِيرِ وَعَنْ الْمُزَفَّتِ وَالْمَزَادَةِ الْمَجْبُوبَةِ وَقَالَ انْتَبِذْ فِي سِقَائِكَ أَوْكِهِ وَاشْرَبْهُ حُلْوًا قَالَ بَعْضُهُمْ ائْذَنْ لِي يَا رَسُولَ اللَّهِ فِي مِثْلِ هَذَا قَالَ إِذًا تَجْعَلَهَا مِثْلَ هَذِهِ وَأَشَارَ بِيَدِهِ يَصِفُ ذَلِكَ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Ketika utusan Abdu Qais datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau melarang mereka dari Ad Duba, An Naqir, Al Muzaffat dan Muzadah Al Majbubah (semacam gentong yang tidak ada tutupnya)." Beliau mengatakan: "Buatlah perasan dalam wadah air minum kalian, ikat bagian atasnya dan minumlah saat masih manis." Sebagian sahabat berkata: "Wahai Rasulullah, izinkanlah kami membuat perasan dalam wadah seperti itu!" beliau bersabda: "Kalau begitu buatlah seperti itu, " seraya memberi isyarat kepada mereka."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan membuat minuman perasan buah (nabidz) asal menggunakan wadah yang tepat.
- Minuman nabidz harus segera diminum saat masih manis agar tidak berubah menjadi memabukkan.
- Menghindari wadah tanpa tutup atau wadah tembikar yang dapat mempercepat fermentasi minuman.
