Sunan an-Nasai Hadits 5617 - Membuang Anggur Daripada Menjadi Khamr
Ketegasan Sahabat Sa'd Membuang Anggur Rusak Agar Tidak Menjadi Khamr
Sunan an-Nasai : 5617
Sunan an-NasaiNomor Hadis 5617
أَخْبَرَنَا سُوَيْدٌ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ سُفْيَانَ بْنِ دِينَارٍ عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ كَانَ لِسَعْدٍ كُرُومٌ وَأَعْنَابٌ كَثِيرَةٌ وَكَانَ لَهُ فِيهَا أَمِينٌ فَحَمَلَتْ عِنَبًا كَثِيرًا فَكَتَبَ إِلَيْهِ إِنِّي أَخَافُ عَلَى الْأَعْنَابِ الضَّيْعَةَ فَإِنْ رَأَيْتَ أَنْ أَعْصُرَهُ عَصَرْتُهُ فَكَتَبَ إِلَيْهِ سَعْدٌ إِذَا جَاءَكَ كِتَابِي هَذَا فَاعْتَزِلْ ضَيْعَتِي فَوَاللَّهِ لَا أَئْتَمِنُكَ عَلَى شَيْءٍ بَعْدَهُ أَبَدًا فَعَزَلَهُ عَنْ ضَيْعَتِهِ
Mush'ab bin Sa'd Diriwayatkan dari:
[Sa'd] mempunyai kebun anggur yang buahnya sangat banyak, dan ia juga mempunyai seseorang yang menjaga kebunnya. Buah anggur tersebut lalu diangkut dalam jumlah yang besar, maka penjaga itu pun menulis surat kepadanya, Aku khawatir anggur-anggur itu akan rusak, jika engkau menginginkannya, maka aku akan membuatnya perasan (arak)."Sa'd pun menulis surat balasan kepadanya, "Jika suratku ini telah tiba kepadamu, maka buanglah anggurku yang telah rusak. Demi Allah, setelah ini aku tidak akan mempercayakan kamu untuk mengurusinya selama-lamanya." Kemudian penjaga kebun itu pun membuang buah anggur yang telah rusak."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kerugian harta benda jauh lebih baik daripada mencari keuntungan melalui cara yang diharamkan oleh syariat.
- Pentingnya memilih pekerja atau pegawai yang jujur dan memiliki pemahaman agama yang lurus.
- Ketegasan sahabat dalam menolak segala bentuk kompromi yang mengarah pada pembuatan minuman memabukkan.
- Seorang muslim tidak boleh menyetujui atau membiarkan maksiat terjadi jika ia memiliki wewenang untuk mencegahnya.
