Shahih Bukhari Hadits 2092 - Kebolehan Berutang dan Menggadaikan Barang
Nabi Menggadaikan Baju Besi Saat Membeli Makanan Secara Utang
Shahih Bukhari : 2092
Shahih BukhariNomor Hadis 2092
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَّامٍ حَدَّثَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ اشْتَرَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا مِنْ يَهُودِيٍّ بِنَسِيئَةٍ وَرَهَنَهُ دِرْعًا لَهُ مِنْ حَدِيدٍ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membeli makanan dari orang Yahudi dengan cara pembayaran di belakang, dan Beliau gadaikan baju besi Beliau (sebagai jaminan)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkan melakukan transaksi jual beli secara utang apabila dalam kondisi membutuhkan.
- Menggadaikan barang pribadi sebagai jaminan atas utang adalah praktik yang dibenarkan dalam Islam.
- Umat Islam dibolehkan melakukan muamalah atau jual beli dengan orang non-Muslim asalkan transaksinya tidak melanggar syariat.
